Jam Gadang, “Land Mark” Kota Bukittinggi

Menjulang dengan ketinggian 26 meter dari permukaan tanah, Jam Gadang berdiri kokoh di pusat Kota Bukittinggi. Tiada kata lain, hanya kekaguman saat berdiri di lokasi kebanggaan penduduk negri. Lega rasanya hati. Terbayang masa kecil saat bermain di kawasan jam Gadang ini ( halah..). Tapi semua benar adanya. Apalagi areanya keliatan udah agak bersih. Syukurlah. Pohon-pohon besar sepertinya dikurangi biar daunnya nggak bikin sampah. Pandangan pun lebih lapang. Kalau kita layangkan pandangan ke sisi utara, tetap akan kelihatan Pasar Atas. Lokasi Jam Gadang sendiri juga tidak jauh dari Lobang Jepang, yaitu lobang/gua yang dibuat pada penjajahan Jepang sebagai tempat persembunyian saat perang. Ini sekarang juga merupakan objek wisata. Warga Bukittinggi menyebutnya Lubang Japang. Yang menggalinya tentu saja orang Indonesia yang dipaksa dibawah ancaman senjata, digali hingga tembus ke dinding Ngarai Sianok. Konon kabarnya, Lobang Jepang juga melewati dasar bangunan Jam Gadang. Dulu saya sempat masuk ke Lobang Jepang, saat masih SD, bareng teman-teman. Sudah lama memang. Tahun 2008 kemaren, berniat masuk lagi, tapi nggak jadi. Perasaan nggak enak saat memasuki mulut gua dan menuruni tangganya yang cukup dalam ke perut bumi. Merinding. Padahal dulu nggak apa-apa.
Dimensi jam dari Jam Gadang adalah 80 cm. Dan dalam pembangunannya, Jam Gadang telah menghabiskan dana konstruksi sebesar 3000 Gulden.
Kalau diconvert ke rupiah berapa tu ya. Tapi pada zamannya, jumlah 3000 Gulen tentulah angka yang lumayan besar. Bahagian atas / atap bangunan telah mengalami 3 kali penyesuaian seiring pergantian waktu. Yach, tergantung penguasanya saat itu:

1. Pada Masa Belanda: Atap berbentuk bulat dan diatasnya terdapat patung ayam jantan
2. Pada Masa Jepang : Atap berbentuk Klenteng ( seperti rumah ibadah China )
3. Masa Indonesia Merdeka sampai sekarang: Atap dirobah berbentuk Rumah Adat Minangkabau

Dulu, pengunjung diperbolehkan menaiki Jam Gadang hingga ke bagian atas melalui tangga di dalam bangunan. Sampai di puncak jam Gadang, sejauh mata memandang, kita bisa melihat hamparan kota Bukittinggi. Tapi sekarang pengunjung tidak diperkenankan lagi, mungkin disebabkan karena usia bangunan yang terus bertambah, dan dikhawatirkan tidak kuat untuk menampung beban lebih. For Safety Reason.

Para wisatawan datang dari segenap penjuru negeri untuk berekreasi d iarea Jam Gadang ini bersama keluarga. Pada hari libur sekolah ( Sabtu, Minggu ) maupun libur nasional merupakan hari puncak keramaian di kawasan Jam Gadang. Apalagi kalau hari libur nasionalnya adalah Hari Raya Idul Fitri. Wah, tumpah ruah . Mobil-mobil yang melewati jalan depan Jam Gadang akan terjebak macet saking ramainya. Mending naik sepeda motor kalau mau ke Pasar Atas/Jam Gadang saat hari Lebaran . Bagaimana tidak, semua wisatawan lokal berdatangan dari Padang, Payakumbuh, Padang Panjang, Solok, Jakarta dan kota lainnya. Nah, malam hari terutama malam Minggu, kalau beruntung , para pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan kembang api di alun-alun Jam Gadang ini.

Oya, kalau wistawan jeli , ada hal yang beda dan unik dari kaedah angka Romawi pada “angka” 4 di Jam Gadang ini. Apakah itu ?

(Gambar diambil hari Sabtu, 18 Oktober 2008 jam 17.20 )

5 Responses

  1. Apa yang uniknya kang, jelasin donk..ato buat posting selanjutnya ? :)

    October 25, 2008 at 10:59 pm

  2. pls take a wild guess, apanya yang beda di angka 4 JAM gadang ini hayo ? :)

    October 26, 2008 at 12:16 am

  3. He..he no need wild guess..its IIII right….Mbah Google just told me… :mrgreen:

    October 26, 2008 at 7:46 am

  4. Wah, tanya Mbah Google ya. Itu mah curang, ha ha ha…

    October 26, 2008 at 9:13 am

  5. kapan2x pengen ke bukittinggi. Biasanya daerah dingin ce nya cakep2x :mrgreen:

    November 13, 2008 at 1:31 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.